Komunikasi Tetap Lancar Meski Berada di Wilayah Terpencil, ini pengalaman saya…

Sumber: padepokaninternet.com

Komunikasi Tetap Lancar Meski Berada di Wilayah Terpencil.

Hidup di daerah tertinggal memang berbeda dibandingkan dengan menetap di kota besar. Di kota seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, semua fasilitas tersedia lengkap, termasuk di antaranya layanan telekomunikasi dan transportasi.

Ada sedikit pengalaman saat menetap di kawasan Indonesia Timur, tepatnya di wilayah Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebagai seorang pemuda yang berasal dari kota besar seperti Surabaya, tinggal di daerah tertinggal menjadi perjuangan berat. Terutama masalah transportasi.

Jarak antara Bima dengan Tambora memang sangat jauh, sekitar 200 km. Ditambah lagi, kondisi sarana transportasi yang tidak selengkap di Surabaya sehingga perjalanan harus dilakukan dengan fasilitas seadanya.

Dalam kondisi ini truk bak terbuka pun menjadi pilihan. Truk ini merupakan sarana transportasi pengangkutan barang, jadi harus rela berkumpul bersama dengan tumpukan kardus dan barang bawaan lainnya yang ada di sana.

Dalam kondisi normal, perjalanan antara Bima menuju Tambora membutuhkan waktu sekitar 11-13 jam—dikarenakan kondisi jalanan yang buruk. Sebenarnya ada alternatif jalan lain yang bisa ditempuh—yakni melintasi Dompu, hanya saja, jaraknya lebih jauh, mencapai 280 km. Meski berat, keadaan ini harus diterima dengan sabar. Setiap perjuangan pasti memberikan hasil. Itulah yang membuat banyak orang bertahan dengan kondisi yang ada.

Hal lain yang membuat betah adalah faktor hiburan. Masyarakat setempat mendapatkan hiburannya dengan cara yang sederhana. Hiburan yang paling sering dilakukan di sini adalah dengan piknik bersama. Lokasi tempat tinggal kami memang berdekatan dengan pantai. Tinggal berjalan kaki selama 30 menit dan kami pun bisa menggelar alas tempat duduk dan menyalakan api unggun.

Lalu, bagaimana dengan sarana telekomunikasi? Untuk hal yang satu ini, kami patut bersyukur. Operator telepon terkemuka di Indonesia berkenan memberikan layanannya untuk masyarakat Bima. Bahkan, tidak hanya satu, tapi beberapa layanan operator bisa didapatkan sekaligus di sini.

traveloka connectivity

Pengguna layanan XL, Indosat, ataupun Telkomsel memang bisa tersenyum lega. Tiga operator telepon besar itu menyediakan layanan komunikasinya di sana. Masyarakat pun bisa menggunakan pulsa atau paket internet untuk beragam aktivitas. Baik untuk keperluan komunikasi suara jarak jauh ataupun berselancar di dunia maya.

Dengan kondisi seperti itu, kebutuhan komunikasi dengan keluarga di kota lain bisa dilakukan dengan lancar. Apalagi, dalam sebulan, saya menghabiskan pulsa dalam jumlah cukup besar. Menemukan kios penjual pulsa pun tidak sulit, dan kini saya bisa membeli pulsa atau paket internet di Traveloka.

Pembelian pulsa atau paket internet secara online di Traveloka Pulsa memang sangat membantu, kita bahkan tidak perlu pergi keluar rumah untuk mendapatkannya. Selain itu, nominal pulsa yang bisa didapatkan juga beragam. Mulai dari Rp10 ribu hingga Rp1 juta.

Untuk paket internet, juga tidak kalah lengkap. Pengguna layanan XL di kawasan Indonesia Timur tidak perlu merasa gusar kesulitan membeli pulsa atau kuota. Traveloka menyediakan beragam pilihan paket internet dari XL. Mulai dari Xtra Combo hingga HotRod.

Dengan pilihan paket tersebut, saya bisa menghabiskan kuota hingga 15 GB per bulan, di antaranya dihabiskan untuk berkomunikasi secara visual dengan keluarga di rumah. Dibandingkan komunikasi suara, melakukan panggilan video memang lebih enak. Alasannya, karena saya bisa secara berbicara dan langsung bertatap muka langsung dengan pihak yang dihubungi.

Tidak hanya itu, terkadang saya juga kerap bepergian ke beberapa tempat menarik yang ada di NTB. Dalam kondisi bepergian, kebutuhan pulsa pun menjadi lebih besar. Terutama, untuk keperluan mengunggah video dan foto panorama indah yang kerap saya temui selama di perjalanan.

Harapannya, dengan mengunggah foto dan video tersebut, kenangan selama tinggal di NTB pun tidak akan pernah hilang. Apalagi, saya tidak selamanya tinggal di sini. Mau tidak mau, saya harus kembali ke tempat kelahiran di Kota Surabaya. Tinggal bersama orang tua dan merawat mereka di hari tuanya.

Kini, foto dan video tersebut pun benar-benar menjadi kenangan tak terlupakan bagi saya. Ingin rasanya kembali ke sana. Kapan-kapan, ya....

Tags: #sinyal kuat di pelosok #tips gadget #traveloka connectivity

Leave a reply "Komunikasi Tetap Lancar Meski Berada di Wilayah Terpencil, ini pengalaman saya…"

Author: 
khedi
Mahasiswa jurusan tekhnik informatika di jakarta. Mulai rajin nge-blog 2 tahun yang lalu. Sangat suka dengan teknologi terbaru. Terutama produk apple tapi tidak mau di sebut fanboy. Suka film fantasi, sci-fi, action, dan animasi.